MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH AL MANAR PENGASIH                                                  Telp,WA : 0321341232213 | Email : mamalmanar@gmail.com
banner logo
Outing Class 2025: Belajar Sejarah, Budaya, dan Alam dalam Satu Perjalanan

PengasihMA Muhammadiyah Al Manar Pengasih menyelenggarakan kegiatan Outing Class 2025 pada hari Kamis, 13 November 2025 sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperluas wawasan peserta didik. Tahun ini, siswa kelas X–XII mengikuti perjalanan edukatif ke empat destinasi utama, yaitu Muhammadiyah Heritage Tour (MHT), Museum Sonobudoyo, Museum Pendidikan Indonesia, dan Pantai Parangtritis.

Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran menyenangkan sekaligus sarana memperkuat pengalaman nyata terkait sejarah, budaya, pendidikan, dan lingkungan.

Pembelajaran Sejarah di Muhammadiyah Heritage Tour (MHT)

Destinasi pertama adalah Muhammadiyah Heritage Tour, tempat para siswa mengenal jejak perjuangan K.H. Ahmad Dahlan dan sejarah berdirinya Muhammadiyah. Melalui dokumentasi, arsip, dan bangunan bersejarah, peserta didik mempelajari nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, serta semangat dakwah yang melandasi organisasi Muhammadiyah.

Guru pendamping menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat relevan dengan identitas lembaga sebagai sekolah Muhammadiyah.

“MHT memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang sejarah organisasi kita. Mereka tidak hanya membaca buku, tetapi melihat dan merasakan langsung jejak perjuangan Kiai Dahlan,” ujar salah satu guru pendamping.

Mengenal Budaya Jawa di Museum Sonobudoyo

Perjalanan dilanjutkan ke Museum Sonobudoyo, museum budaya terlengkap di Yogyakarta. Para siswa melihat berbagai koleksi seperti wayang, keris, topeng, hingga artefak klasik Nusantara. Dari kunjungan ini, siswa belajar tentang sejarah kebudayaan Jawa serta kekayaan seni tradisional Indonesia. Kegiatan ini sekaligus mendorong kecintaan siswa terhadap budaya bangsa.

Belajar Perkembangan Pendidikan di Museum Pendidikan Indonesia

Destinasi ketiga, Museum Pendidikan Indonesia, memberikan wawasan mengenai evolusi sistem pendidikan di Indonesia. Koleksi museum menampilkan berbagai media pembelajaran zaman dahulu, tokoh-tokoh pendidikan nasional, hingga perkembangan kurikulum.

Rekreasi dan Refleksi di Pantai Parangtritis

Sebagai penutup kegiatan, siswa diajak menikmati suasana sore di Pantai Parangtritis. Selain rekreasi, guru pendamping mengajak siswa melakukan refleksi kegiatan Outing Class, sekaligus menerapkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menumbuhkan Semangat Belajar Melalui Pengalaman Nyata

Kepala MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih menyampaikan bahwa kegiatan Outing Class merupakan program tahunan yang bertujuan memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman.

“Kami ingin siswa belajar dari lingkungan secara langsung. Outing Class ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi bagian dari pendidikan karakter, pengetahuan, dan penguatan wawasan mereka,” jelas beliau.

Dengan terlaksananya Outing Class 2025 ini, sekolah berharap para siswa mendapatkan pengalaman bermakna dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun proses belajar di kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *